0818-484-284 info@godigiting.com

Search Engine Optimizer adalah upaya untuk melakukan pengoptimalan pada suatu website. Tujuannya adalah agar mendapatkan peringkat atas pada mesin pencarian.

Banyak manfaat yang bisa pemilik website nikmati jika memperoleh ranking di pencarian tertinggi. Salah satunya akan meningkatkan potensi traffic pada website itu sendiri secara organik.

Nah, Search Engine Optimizer memiliki beberapa aturan agar bisa mendapatkan ranking tertinggi. Aturan tersebut sudah ada dan penetapannya oleh mesin pencarian, seperti Google.

Cara Kerja Search Engine Optimizer

Terdapat algoritma tertentu dalam menentukan suatu konten yang layak berada pada peringkat paling atas di mesin pencarian. Algoritma tersebut berlaku di semua mesin pencarian seperti Google, Yahoo!, Duckduckgo, hingga Bing.

Nah, informasi ini akan menjelaskan terkait cara kerja di mesin pencari Google. Sebab, Google merupakan mesin pencarian populer yang menguasai pasar pencarian secara luas.

Semenjak tahun 2011, Google sudah melakukan update mayor terkait algoritmanya dalam menentukan ranking konten. Sehingga masyarakat harus tetap update agar proses optimisasi berhasil.

Jadi, jika Anda menggunakan algoritma lama, maka Google tidak akan memberikan efek apapun. Seperti contohnya pada keyword stuffing yang merupakan proses memasukkan kata kunci sebanyak-banyaknya pada suatu artikel.

Nah, kalau pengguna memakai cara ini pada masa kini, tentu tidak lagi efektif. Bahkan resikonya bisa saja terkena pinalti dari Google. Sebab, Google menganggap ini terlalu spam.

Search Engine Optimizer adalah upaya penting dalam meningkatkan traffic. Untuk algoritma terbaru dari Google dalam SEO ada 8 indikator yang bisa Anda perhatikan.

1. Struktur URL

2. Penggunaan SSL/TLS

3. Topik Konten

4. Maksud Pencarian

5. Struktur Konten

6. Meta Tag

7. Backlink

8. Kecepatan Website

Jenis-Jenis Search Engine Optimizer

Search Engine Optimizer adalah cara yang tepat untuk meningkatkan popularitas website Anda. Sebelumnya kenali dulu dua jenis SEO berikut ini untuk praktek mengaplikasikannya ke dalam website.

1. SEO on Page

SEO on Page atau SEO di halaman ini merupakan langkah-langkah untuk optimasi SEO pada website. Langkah-langkah yang biasa ada pada SEO on Page adalah sebagai berikut.

1. Judul konten;

2. Permalink;

3. Struktur konten;

4. Pemakaian heading;

5. Kecepatan website;

6. Internal linking;

7. Tema yang responsif;

8. Penambahan gambar maupun video yang sesuai;

9. Gambar optimasi;

10. Kata Kunci;

11. Menyisipkan outbound link yang tidak asal-asalan. Hal ini menyangkut reputasi website yang baik;

12. Meningkatkan kecepatan website. Setidaknya tidak lebih dari 3 detik dalam proses loading;

13. Menambahkan tombol share ke media sosial.

Pengoptimalan pada SEO on Page memang sulit-sulit gampang, namun ini sangat penting untuk kelangsungan website. Selain SEO on Page, perlu juga melakukan optimasi pada SEO off Page juga.

2. SEO of Page

SEO off Page merupakan upaya terkait dengan jumlah langkah pengoptimalan di luar situs pemilik website. Faktor lain yang juga berpengaruh dalam pengoptimalan SEO adalah dari luar website.

Hal itu bisa berupa backlink atau inbound link. Backlink sendiri merupakan alat pengukur bahwa konten yang ada menjadi rujukan dari website lain.

Semakin banyak website lain yang merujuknya, maka semakin besar pula potensi menaikkan traffic website. Apalagi jika website yang merujuk konten tersebut adalah website besar yang populer.

Selain backlink ada juga beberapa cara untuk mengoptimasi SEO off Page, berikut caranya.

1. Otoritas domain maupun halaman;

2. Nofollow dan dofollow;

3. Relevansi;

4. Teks jangkar;

5. Memperhatikan lalu lintas/traffic web.

Demikianlah beberapa informasi terkait Search Engine Optimizer dalam meningkatkan kredibilitas website. Manfaat lain dari Search Engine Optimizer adalah membuat rencana digital marketing yang apik.