0818-484-284 info@godigiting.com

Sebagai tenaga Marketing dan pemilik bisnis, Anda tentu sering disibukkan dengan upaya untuk mendapatkan customer-customer baru, karena sering lupa bahwa untuk menumbuhkan bisnis anda masih ada cara lain. Hanya ada 3 cara untuk menumbuhkan bisnis yaitu

 

1. Dapatkan Pelanggan Baru

Ini yang paling sering menjadi fokus pemilik bisnis dan team pemasaran, padahal cara ini adalah cara yang paling menantang dan umumnya berbiaya mahal, apalagi jika dilakukan secara konvensional. Untungnya saat ini sudah berkembangan Digital Marketing, dimana pemasaran dijalankan secara digital di dunia Internet, sehingga dengan lebih cepat, luas dan efisien Pelanggan baru bisa didapatkan.

Mendapatkan Pelanggan baru adalah sumber “Ngebulnya Dapur” Bisnis apapun, Kecenderungan pelanggan yang tidak terlalu loyal akibat makin banyaknya persaingan dan makin mudahnya pelanggan mendapatkan akses secara digital, menuntut setiap bisnis berlomba untuk terus mendapatkan pelanggan baru.

Mendapatkan pelanggan baru memang terus harus diupayakan , namun masih ada cara lain untuk menumbuhkan bisnis, dengan cara berikut ini balik modalnya bisnis akan lebih cepat tercapai.

 2. Tingkatkan Rata-Rata Nilai Transaksi Pelanggan

Upselling sering disebut sebagai cara meningkatkan pembelian dari Pelanggan yang sudah diperoleh, untuk itu diperlukan kreatifitas dan inovasi pada layanan dan produk yang disediakan, sehingga pelanggan meungkinkan untuk membeli dalam jumlah lebih banyak dalam transaksinya.

Sering kita dengar ketika berbelanja di minimarket, ditawarkan produk-produk lain, “Sekalian pulsanya kak?” “Sekalian Rotinya pak, Beli 1 gratis 1” dan lain sebagainya. Sudahkan bisnis anda menerapkan hal tersebut?

Dalam marketing ada dikenal istilah Value Leader atau Tangga Nilai, dimana team pemasaran sudah menyediakan strategi berjenjang untuk pelanggannya dapat meningkatkan pembeliannya setiap saat mereka bertransaksi. Dalam artikel lain kita akan bahas bagaimana menciptakan value leader untuk memaksimalkan rata-rata pembelian pelanggan anda.

Berikut ini beberapa kiat lain untuk dapat meningkatkan rata-rata Nilai Transaksi Pelanggan

  • Discount Berjenjang
    • Pembelian Rp. 000 discount 10%
    • Pembelian Rp. 000 discount 15%
    • Pembelian Rp. 1.000.000 discount 20%
  • Grati biaya pengiriman untuk transaksi dalam jumlah tertentu
  • Cash Back Berjenjang
    • Pembelian Rp. 1.000.000 Cashback Rp. 000
    • Pembelian Rp. 2.000.000 Cashback Rp. 150.000
    • Pembelian Rp. 5.000.000 Cashback Rp. 500.000
  1. Tingkatkan Frekuensi Pembelian Pelanggan

Cara ke 3 untuk dapat menumbuhkan bisnis adalah buat Pelanggan lebih sering melakukan transaksi, Bisa pebelian untuk produk yang sama atau variasi yang berbeda, kiat-kiat seperti ini bisa dilakukan dengan lebih baik dengan mengetahui kebiasaan pelanggan, dalam hal ini sekali lagi Digital Marketing pada umumnya lebih baik dalam mengetahui statistik tersebut.

Periode pembelian bisa jadi dalam hitungan bulan bahkan tahun tergantung jenis produk dan layanannya, misalnya Produk Rumah dan Mobil, Dealer biasanya akan menghubungi pelanggannya setelah beberapa tahun untuk menawarkan mobil type terbaru, berdasarkan data pembelian sebelumnya

Untuk jenis ritel bisa digunakan kupon pembelian dalam periode tertentu sehingga menarik pelanggan untuk datang saat yang tidak mereka rencanakan pada awalnya. Penawaran melalui pesan ataupun email juga bisa dilakukan untuk Penawaran pada waktu terbatas, khusus untuk pelanggan yang datang kembali pada waktu yang telah ditentukan. Kupon diskon dengan masa kadaluarsa tertentu, sehingga memotivasi pelanggan untuk kembali datang.

Demikian 3 hal dan hanya inilah yang bisa dilakukan untuk  menumbuh kembakgkan bisnis Anda, selamat mencoba dan Sukses untuk Anda

Kesimpulan

Sekarang kita buat simulasinya, bagaimana jika pertumbuhan kecil bisa kita hasilkan pada ke 3 cara diatas, bagaimana pertumbuhan total yang akan Anda dapatkan

Simulasi : Sebuah perusahaan memiliki 300 pelanggan dengan nilai transaksi rata-rata Rp 2.000.000 dan setiap pelanggan membeli 1x per bulan. Jadi, dengan menggunakan contoh dasar ini, perusahaan menghasilkan pendapatan Rp 7.200.000.000 / tahun (300 * 2.000.000 * 12).

  • Jika hanya salah satu dari 3 area di atas yang meningkat 10%?
    Penjualan akan meningkat 10%menjadi 7.920.000.000
  • Apa yang akan terjadi jika dua dari area ini masing-masing meningkat 10%?
    Penjualan akan meningkat sebesar 21%menjadi 8.712.000.000
  • Apa yang akan terjadi jika ketiga variabel masing-masing naik 10%?
    Penjualan akan meningkat sebesar 33%menjadi 9.576.000.000.

Dahsyat bukan?